20 February 2014

Liburan : hari-hari libur

Tahun 2014 seakan menjadi cahaya bagi pemikiranku yang dulu cuma ingin bersenang-senang dan bergembira ria. menjadi pelita bagi kehidupan manusia yang akan menjajakkan hidupnya pada usia kepala dua. oh aku sekarang sudah mau tua.
sejak SD, yang namanya liburan atau hari-hari libur, identik dengan bersantai, bersenang-senang, bepergian dan lain-lain. hingga tahun lalu, aku masih seperti itu. kurasa aku tidak ada bedanya dengan anak-anak SD dan kindergarten, yang bahagia tiada tara kalau dapat hari libur yang puuuuanjang. entah malaikat apa yang merasuki jiwaku akhir-akhir ini, aku ingin sekali berubah. kemudian aku memang sudah berubah walaupun tidak 100%/. aku tidak mengatakan bahwa aku sekarang berubah menjadi lebih baik, no. tapi perubahan itu mengarah pada pemikiran. aku tidak bisa menilai diriku ini sudah cukup baik atau belum, yang jelas aku merasa bahwa aku telah melakukan perubahan terhadap pemikiranku tentang hari-hari libur.
Cahaya itu seakan menuntunku ke jalan yang benar, menuju pemikiran yang baru. Hari-hari libur semesterku yang lalu penuh dengan malas-malasan, jalan-jalan, nontonin youtube sampe lumutan, mandi sehari sekali, makan 5x sehari, tidur 10jam lebih. ya, itulah aku pada hari libur semester-semester lalu.
Tapi untuk kali ini, aku tidak lagi seperti itu, kecuali untuk 3 point terakhir heheheheheheheh.
hari libur semester ini totalnya ada 1 bulan. sekarang aku masih menjalani hari libur selama 2minggu. apa saja yang aku lakukan pada 2 minggu pertama?
aku mengikuti kursus (privat) kepada ibuku. yeah, ibu. karna aku tahu ibuku adalah the most super multi-talented & multi-tasked mother in this entire world. beliau bisa menyelesaikan masak-masak banyak, jahitan yang dikejar waktu dan lainnya dalam waktu singkat. aku penasaran apa rahasia menjadi wonder woman seperti itu.
1. memasak & membuat kue
2. menjahit
dua hal tersebut merupakan naluri seorang wanita. setiap wanita wajib bisa melakukan dua hal tersebut. dua hal yang klasik, namun tidak dapat ditinggalkan. ketika kelas 3 SD, aku sudah mulai bisa menjahit menggunakan mesin, tapi hanya karena aku adalah anak SD, aku tidak bisa menjahit apapun yang bisa digunakan manusia. aku hanya bisa menjahit baju untuk boneka-boneka barbie ku, hahahahaa
aku juga sudah bisa memasak, tapi itu-itu saja. aku bahkan kadang tidak tahu yang mana namanya tanaman kunci, dan yang lain. aku benar-benar merasa gagal menjadi wanita karena tidak tahu bumbu-bumbu dapur. dan merasa lebih gagal lagi karena kalau memasak memakai bumbu seadanya. di rumah, keluarga tidak biasa menggunakan bumbu instan yang dijual di swalayan-swalayan itu. sejak kuliah, secara otomatis naluri wanitaku yaitu memasak keluar begitu saja. tapi karena jauh dari orang tua, dan tidak banyak waktu untuk memasak, aku seringkali membeli bumbu nasi goreng instan, padahal awal tahunnya masih mau ribet-ribet pake cobek dan segala macam. aku jadi benar-benar merasa gagal pada saat itu.
hari-hari liburku masih random. setengah hari ribet di dapur, sisanya malas-malasan di kamar sambil baca buku. atau setengah hari ribet di lantai 2 tempat ibu menjahit, sisanya malas-malasan lagi sambil ngeblog ga jelas. tapi berbeda jika malam hari, hari liburku diisi oleh mengursusi anak SD yang lagi deg-degan UNAS. ciaaakk siapa lagi dia kalau bukan adek?
hari-hari liburku masih panjang dan tersisa 2 minggu untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya. apa lagi yang akan kulakukan?

19 February 2014

Misteri Hilangnya Arti MedSos

Saat tweet uda sampe 19.3K , saat friendlist di FB uda segitu padahal uda hapusin orang-orang ga kenal, check in FourSquare yang segitu, baru minggu ini nyadar.
sebenernya buat apa ngetweet sampe segitu? aku merasa sudah banyak waktu yang terbuang hanya untuk ngetweet. kalau ngetweet aja kita butuh waktu 1menit, berarti sudah 19300 menit terbuang sia-sia... itu artinya aku sudah kehilangan 321,6 jam yang berharga. dulu aku begitu alay alias dikit-dikit ngetweet. tapi saat aku alay, belum ada kata alay dalam kamus sehari-hari. jadi ralat, aku dulu bukan alay. hehehe. terus nih, sekarang nyadar aja, sebenernya ngetweet itu nggak salah-salah amat, nggak bener-bener amat. tergantung. mati dong kaya singa di KBS? :( bukan, tapi tergantung sama usernya. aku manusia yang biasa-biasa aja, yang nggak rajin berorganisasi, kuliah-pulang-kuliah-pulang, nugas, gitu-gitu aja pokoknya, nyadar kalau aku sudah kehilangan banyak waktu yang sebenernya bisa dipake buat ngerjakan tugas kuliah, atau tugas SMA dulu-dulu, atau tidur. tapi ikut umum aja ya, penyesalan selalu datang di akhir. sekarang aku cuma bisa nyadar dan persiapan berbenah diri untuk nggak selalu waste time buat hal-hal yang kurang ada manfaatnya.
mengumbar kehidupan di media sosial, lagi bete sama macet, lagi kesel nggak diapelin pacar, kode-kodein lewat medsos terus yang dikodein ngga tau terus marah, terus ngetweet lagi kalo lagi kesel.
man, i dont wanna waste my second to read them in my timeline. thats why aku nggak ngefollow para manusia seperti itu dan selebtwit yang kerjaannya bikin orang makin resah risau gelisah hingga akhirnya menjadi Ratu Drama Fitri ala Malam Minggu Miko.
sebenernya, untuk nulis ini juga merupakan kegiatan yang sangat menyita waktu. tapi enaknya nulis opini disini panjang lebar tinggi nggak banyak yang protes. kalau di twitter, kemudian compose tweet : ih, kenapa sih pada curhat di timeline, emang followersnya ngga keganggu apa?! . Tiga menit kemudian ada mention masuk : eh, nyinyir aja sih! . terus bertengkar. terus tweetnya makin banyak. terus..emosinya naik. terus tekanan darah juga naik.. terus....uda.
aku juga nggak ngerti kenapa aku doyan ngetweet, kenapa dulu main facebook terus pasang-pasang status, kenapa aku bikin blog, kenapa aku agak curhat di blog, kenapa aku punya foursquare yang notabene semi-semi ada kesombongannya di tiap check in. i'm at X.O S**i , i'm at Sushi T**. i'm at manalagi, padahal anak kosan tapi check in tiap hari dimana-mana. sorry man, I'm still the same person I was in the other years before, banyak komentarnya.
aku juga punya banyak akun jejaring sosial, dimana beberapa dari itu semua uda banyak yang jarang dibuka, atau bahkan gaperna buka lagi. untuk apa aku dulu bikin akun-akun itu? facebook juga bener-bener mengganggu, tapi akhir-akhir ini. sekali buka FB, banyak bgt ya orang jualan dan notif ala akun kena virus memenuhi notifications. kadang aku merasa sedih karna sudah punya FB. kadang aku merasa, mereka-mereka yang menolak buat bikin FB itu keren. ada dulu temen SMA yang sepanjang perjalanannya, dia nggak punya FB. dia keren. dia juara kelas. dia nggak banyak komentar kayak yang nulis ini. tapi beberapa waktu lalu, dia add akunku, waktu ditanya kenapa bikin FB, dia jawab: soalnya aku butuh grup angkatan kuliah dan info-infonya disini... bener sih, setahun setengah terakhir ini, akun fesbuk emang fungsinya buat komunikasi antar mahasiswa. info-info tugasnya, hari libur, sampe guyonan ala meme 'campus' comic. terus, di fesbuk banyak juga kok orang-orang kaya di twitter. malah lebih panjang. karna nggak cuma 140karakter. mungkin bisa sepanjang tulisan ini.
hil, kenapa komentar terus? kenapa nyalahin orang terus?
aku bukan nyalahin orang, aku juga pernah seperti mereka. just my opinion, k? namanya juga generasi, berubah setiap tahunnya. aku juga nggak nyalahin Mark Zuckerberg sama Jack Dorsey. mereka orang-orang keren kok.
kebanyakan, dua akun yang uda disebut diatas-paling atas- banyak akun fake nya. nyuri-nyuri foto orang terus dibikin akunnya, terus dijelekin, atau apalah. siapa yang nggak males? mungkin, karena terinspirasi dari para pembuat akun fake, jadi banyak teroris lewat medsos. diteror sama orang-orangan? hiiii awas aja kehidupan pribadi bisa terkuak. atau, bisa-bisa kalian diculik cuma gara-gara akun dari dunia maya? hahahahhh cuma satu, don't trust to much to others.
zaman sudah berubah. zamanku SD dulu sudah punya akun yahoo, YM!an sama temen-temen tapi penting-penting amat. waktu SMP lumayan penting. waktu SMA bisalah conference chat terus ngomongin kuliah & kedepannya sama mereka. kalau sekarang, kita ngechat orang nanya kabar aja dia uda bisa GR. terus cerita ke temen-temennya, eeeh aku dichat sama dia, aaa seneng!dia bilang kangen lagi. zzz rasanya aku mau salto di sepanjang rel kereta api dari banyuwangi sampe banten. I need to move to other planeeeeeeeeeeet!

16 February 2014

Memahami Orang Lain

Aku sedang lelah. 3 hari pulang-pergi dari satu kota ke kota lain.
sepanjang perjalanannya aku selalu berpikir, di kota orang, akupun menemui banyak orang. dengan berbagai tipe.
ada yang baik. ada yang jahat.
ada yang tulus. ada yang mengharapkan imbalan.
ada yang selalu disisi. ada yang hanya akan ada ketika kita bahagia.
ada yang begitu manis. ada yang begitu pahit di belakang.
ada yang bisa menerima. ada yang selalu menolak.
banyak sekali tipe manusia yang kutemui. orang yang pertama kali kuajak bicara ketika akan menetap di surabaya bukan hanya ibu kost, tapi juga teman kuliah. oh,kuliah. kita tidak melulu mencari IP bagus ketika duduk selama bertahun-tahun. yang kita cari adalah ilmu. bonusnya adalah IP. bonusnya adalah teman. bonus yang lain adalah kita bisa menemukan jati diri kita.
sudah 1,5tahun aku disini. tidak hanya hari ini aku menyadari adanya sifat ego dari setiap manusia. mempertahankan pendapat masing-masing, tidak mau menerima yang lain.
setiap manusia. ya, setiap manusia.
seringkali terlintas dalam pikiranku, "hai, mengapa kamu tidak mau menerima jika lingkunganmu tidak sesuai dengan oribadimu? ini kota orang, seharusnya kamu yang bisa beradaptasi dengan lingkungan. kamu dan mereka adalah 1 : 1000. ngerti?" . terlintas dan terpikirkan. akupun akan menyadari akan ketidak-baikan dalam diriku itu dan mulai merubah sedikit demi sedikit. tapi namanya juga manusia, tidak luput dari ke-serba-salah-an. walau kita sudah berbenah diripun, kadang lingkungan yang tidak bisa menerima sikap baru kita.
aku belum menemukan pasti siapa diriku sebenarnya, bagaimana karakteristiku, mungkin juga kalian beberapa yang ada disana. tapi aku yakin, kita pasti sama-sama dalam masa pencarian jawaban atas pertanyaan itu.
semua yang kutulis diatas, nggak sinkron sama judulnya. terus sinkronnya dimana? nggak ngerti.

14 February 2014

Jalan-Jalan ke Pulau Madura

selama 19tahun lamanya tinggal di jawa, khususnya jawa timur, aku belum pernah sama sekali menginjakkan kaki di pulau garam ini. sampai hari ini...
iya sampai hari ini waktu nulis ini.
lalu kenapa judulnya "Jalan-Jalan ke Pulau Madura" ?
hari gini ngga ngerti mana-mana? hari gini jalan-jalan masih pake kaki? zz kita musti tau, zaman udah canggih, man. kita bisa kemana-mana cuma dengan ngetik maps.google.com melalui browser!
uda bosen jalan-jalan ke eropa mulu. mau dong sekali-kali ke Madura. iya, sejak semester 3 awal, kita kan ada mata kuliah namanya Sejarah Arsitektur Barat. nah itu tuh kerjaan kita disuruh menganalisa bangunan berarsitektur dari zaman Romawi sampe Modern. jelas aja kita butuh g.maps buat ngerti dimana sih lokasi itu bangunan, gimana sekitar bangunannya, dan lain-lain. jadi, kita semua uda bosen menjelajah eropa khususnya Italia, Perancis, Inggris dan Jerman. mungkin nih ya, kalo kita sekarang liburan disana, ga bakalan nyasar.....................tapi pake bantuan google maps.
balik ke awal, jadi pagi ini aku memutuskan untuk menjelajah Madura sambil sante nyemil dan tidur-tiduran.
diliat-liat,sebenernya jarak dari kota surabaya ke madura itu nggak jauh, apalagi sejak adanya si jembatan suramadu yang panjangnya cuma 5.4km. madura itu dekat bangetlah, kayaknya sih gitu. bisa naik motor, emang gitu. tapi sama siapa mau kesana, masalahnya gitu. cuma pernah sampe ujung suramadu yang ada di surabaya doang.
itu garis warna ungu namanya jembatan suramadu. deket kan?
kesan pertama kali jalan-jalan..........
ebuset gersang amat nih :|
kesan kedua jalan-jalan...............
perjalanan yang sangat panjang terus ga banyak bangunan-bangunan.
perjalanan masih panjang....
panjang sekali...
sehingga aku...
aku...
aku memutuskan untuk menutup halaman maps
jadi, itulah perjalananku pagi ini.

08 February 2014

Cat Food (CF) Part II

kayanya punya janji mau ngereview makanan kucing yang terbaru kan?
haaa! udah berapa hari ini para empus makan dryfood dari Blackwood USA. kayanya di posting lalu si hilda oke-okein si BW ini deh. iya, yang grainfree lah yang apa lah, tapi sekarang dia lagi nyesek dan nulis posting ini sambil nyemil bakpia kacang ijo.
kenapa emang? si empus bilang makanannya nggak enak? apa terlalu murah?
ya nggak gitu juga sih, mereka enak-enak aja dikasih makan ya dimakan. tapi tau? kandangnya si empus baunya sekarang nggak karuan.
intinya, si BW ini sama aja kaya PP. bau pip dan pup -nya terlalu ekstrim.
terus, harga ngga selalu berbanding lurus sama kualitas.
badannya para empus juga ngga kurusan, itu tandanya mereka fine-fine aja kan?
cuma hidung dan jiwa yang bersiin kandangnya tiap hari ini nggak bisa dibilang fine.
dan lagi, cat food ini ( Blackwood ) ngga beneran bikin bulu kucing sehat, rontoknya bulu kucingku makin parah :(

Akhirnya setelah si Blackwood abis, aku balik lagi kasih makan mereka Royal Canin Persian 32 sama 30 serta Hair & Skin.
hadeuh... demi apa? demi ngga keganggu sama bau hadas mereka.
tapi serius, si RC ini emang baunya bener-bener mengundang nafsu makan. manusia aja seneng baunya, apalagi kucing. bau-bau cookies keju :3
demi kucing yang sehat, apapun boleh dilakukan. mulai dari memilih makanan yang tepat, pemenuhan vitamin sampai rajin grooming. karena pada dasarnya, kucing-kucing yang sehat juga bikin pemiliknya sehat & nyaman deket-deket sama peliharaannya :D
oke terimakaseeeh.

06 February 2014

Bayangin aja...

Baru tanggal 4 Februari libur dari Uni, tapi inilah enaknya jadi anak arsitektur, liburnya selalu duluan. gimana enggak? kita cuma ngumpulin tubes-tubes alias tugas besar tiap mata kuliah di akhir semester. tapi penderitaannya? jangan ditanya. karna doa orang-orang menderita itu biasanya dikabulkan, amin amin.
intinya, libur uda dari minggu kemaren. dan.....kayanya liburku yang paling banyak. kenapa? habis sakit tipes 3minggu kaga ngampus. hah, jangan dibahas.
intinya lagi, kita libur uda dari minggu kemaren. uda lama toh, jadinya nganggur alias jadi pengangguran banyak acara. acaranya apa aja?

1. browsing-browsing beginian

2. ngetweet beginian

3. ngeblog nggak penting beginian


4. kelakuannya jadi begini

bisa bayangin?
bisa bayangin apa?
bisa bayangin kalo di Indonesia banyak banget pengangguran macam saya ini?
tiba-tiba mikir dalem....
sepertinya saya harus kembali ke jalan yang benar..

Tentang Penemu-Penemu

semalem...karna nggak bisa tidur cepat akhirnya aku memutuskan untuk browsing di henfon mengenai hal-hal yang sebenernya penting-nggak penting. alias nggak penting-penting amat buat manusia usia 19tahun. karena :



kalau penemu kapal api dunia adalah Robert Fulton dari USA,
penemu kapal api dari Indonesia adalah PT. Santos Jaya Abadi. nggak percaya?
nih nih niiih liat disini !


ini lagi!
penemu kapal selam dunia adalah Cornelius van Drebbel dari Belanda.
setauku, kapal selam itu asalnya dari Palembang.



Yang terakhir....ini dari playlist di henfon.
lagu mandarin paling favorit sejak jaman SD.
pokoknya kalian-kalian yang ngga ngerti lagu ini pernah jadi soundtrack film apa,
mungkin kalian terlahir sebelum C.F Jenkins sama J.L Baird bikin televisi...

03 February 2014

Cat Food ( CF )

entah sudah berapa tahun memelihara kucing-kucing di rumah, baru hari ini kepikiran nulis yang sedikit berbobot tentang makhluk manis yang satu ini.
jadi, bermula dari tadi pagi saya pergi ke salah satu petshop di kota pasuruan. saya datang kemari untuk membeli dryfood untuk kucing-kucing saya.
untuk kucing saya generasi pertama dulu, saya kasih dia makan Whiskas. yaelah maklum aja waktu tahun-tahun itu petshop belum ada yang jual banyak catfood yang bagus. usut punya usut, setahun lebih terakhir ini saya rajin banget baca-baca catfood yang baik buat para empus di rumah. banyak banget artikel dan forum-forum yang usernya blacklist Whiskas sama Friskies dari daftar makanan untuk empus mereka. banyak yang bilang, walaupun badannya si empus dari luar oke-oke aja waktu makan ke-2 makanan ini, tapi sbeenernya dua makanan itu nggak begitu baik buat pencernaan para empus. soalnya...kedua makanan ini mengandung pewarna. dan itu nggak baik buat organ-organnya si empus. yaudalah bayangin aja, manusia makan makanan berwarna tiap hari, ujungnya gimana sih...gitulah sama aja buat kucing. kasian. jadi merasa bersalah sama empus-empus generasi pertamaku yang terdahulu :(
setelah kehilangan empus-empus generasi pertama, saya punya dua empus lagi. nggak mau lah ya kesalahan lama terulang lagi. jadinya, uda banyak baca thread2 di kaskus sama forum-forum lainnya, ditambah lagi, setelah punya empus-empus generasi kedua ini, petshop mulai bermunculan di kota kecil ini.... *standing applause*
sebenernya sih, dari dulu pergi ke veterinary selalu direkomendasi dryfood yang brandnya Royal Canin  (RC) atau enggak ya Pro Plan (PP). yaelah dulu masih anak sma duit jajan dikasi harian mana kuat beli gituan -_- uda lama, akhirnya empus-empus generasi kedua ini saya kasih rekomendasi lama itu. iyalah, begimana nggak jadi rekomendasi para pecinta empus-empus, orang dari segi harga dia uda keliatan...mahalnya! wakakak.
jadilah, pertama saya kasih mereka PP. oke sih hasilnya... cuman.........pup sama pipnya kelewat bau. Pakai PP cuma bertahan dua bulanan. selanjutnya, kasih mereka RC. emanglah yang satu ini bikin bulu empus nggak rontok, makin subur, ah pokoknya emang bagus dan recommended! cuma, harganya nggak bersahabat sama kantong mahasiswa. lamaaaa amat pake ini RC, akhirnya bokek, kemudian ganti coba ke Kis-kis yang Rich. he he hee... kasianlah mereka suka diganti-ganti makannya. tapi begimana lagi pus, mamamu ini makan apa kalo tiap bulannya makan pus aja bisa sampe 500ribu sendiri -_- beras uda dapet berapa kilo tuh pemirsa??

hilda 1 : sebenernya... 3 makanan yang sudah saya sebutkan diatas...masih nggak baik buat mpus...
hilda 2 : kenapa? kan udah mahal kenapa kok masih nggak baik aja sih? kurang mahal ya?
hilda 1 : ya enggak gitu. FYI, di ke-3 dryfood tsb masih mengandung grain.
hilda 2 : apaan sih grain?
hilda 1 : yaelah makanya banyak bacaaaaa...pokoknya makanan empus yang baik itu grain free. grain ini semacam rice, corn, soy dan saudara-saudaranya yang lain. kalau di dalam dryfood terlalu banyak grain, dia bener emang mengenyangkan empus, tapi para grain itu tadi menghambat penyerapan nutrisi para empus. begitusih kata para master penyayang kucing yang uda ndewo berpangkat bintang kejora.

jadilah, saya mikir-mikir lagi. cat food apaan yang kualitasnya sama kayak RC tapi grain free, holistic dan non by-product.
hilda 2 : apalagi non by-product?
hilda 1 : banyak tanyaaaaaa!
by product itu, kalau catfoodnya mengandung jeroan. atau makanan sisa. eh bukan sih, pokoknya daging-dagingan yang nggak punya nutrisi. koyoto : ceker, hati, usus, kepala dan kawan-kawannya. ya ampun, yang punya aja kaga mau makan beginian, tega mau ngasih empusnya catfood yang mengandung beginian?
then, saya baca-baca banyak forum lagi, infonya : banyak kok catfood yang grain free dan non by product tapi nutrisi setara sama RC dan PP. mereka bilang ada orijen, nutrisource(NS), pure vita, tapi sayangnya.....di petshop sini mana ada begituan :') RC aja harganya bisa naik 40rebu dari kota lain... kalaupun ada, pasti dia lebih mahal dari harga sebenarnya :') *guling-guling sepanjang jalan tol*


pagi ini, siang ini, sore ini, malam ini (terserah yang baca mau pake yang mana) ,
saya mencetuskan...
saya memilih Blackwood sebagai catfood empus-empus saya ke depannya.
hilda 2 : apaan? blackwood? kayu hitam? empusmu mau dikasih arang? ajegileeee....
hilda 1 : kamu! ngomong sama jempol kaki sini!
Blackwood adalah catfood yang bungkusnya warna biru (untuk kitten) . harganya lumayan, setengahnya dari RC :')
langsung jatuh cinta waktu keliling-keliling petshop ini terus liat biru-biru bersinar seolah bidadari turun dari kahyangan. dia warna biru, kemudian ada kuning-kuning yang bertuliskan NO CORN WHEAT OR SOY di pojok kanan atas bungkusnya. Omega 3 dan 6 nya juga lumayan tinggi, fibernya juga ada. pokoknya dia grain free, non by-product juga. langsung aja comot ke kasir.

ini gambar dari google
uda di rumah, ternyata juga ini catfood nggak berwarna. eh maksudnya bukan transparan. tapi, dia ngga pake pewarna buatan gitulah. dia asli warnanya coklat-coklat macam catfood RC, PP atau KK.
uda dicoba ke empus-empus, sejauh hari ini, mereka doyan-doyan aja kok.. uda browsing juga, lumayan banyak yang recommend catfood ini, mereka katapun sama seperti saya, bahwa blackwood ini  grain free & non by-product. cuma kebanyakan artikel da forum-forum yang memuat seperti itu adalah dari negara malaysia. cari-cari di forum indonesia, adasih, cuma dikit yang recommend atau karna ada yang ga kenal sama kayu hitam satu ini makanya dikit banget. oh ya, blackwood ini bikinan veterinarian USA dan dia uda direkomendasi sama analis nutrisi makanan alias AAFCO.

untuk perkembangan lebih lanjut tentang catfood yang satu ini, saya akan bahas di posting berikut-berikutnya ya, stay tune! ;)

02 February 2014

hehehe waktu nulis ini, saya lagi tidur-tiduran nunggu waktu makan. Iseng-iseng baca postingan zaman dinosaurus... terus nemu beberapa postingan yang bikin ngakak ngga ilang-ilang. Sumpah itu beneran yang nulis si hilda? -_-
Haaaa...untungnya saya ngeblog. rajin nulis. Apa-apa ditulis. Sampe lupa tulisan itu buat siapa. Ngapain nulis gitu. Kenapa bisa kaya gitu. Ujung-ujungnya...sekarang mikir. hilda dulu rada-rada ngga waras ya kalo lagi bete. Nulisnya kacau. Kayanya sih, kebawa sampe sekarang.
Nggak jelas ya?